Dahulu Nabi shallallahu ‘alahi wasallam dikenal kaumnya sebagai orang yang baik (shalih) bahkan bergelar al-Amin.
Namun tatkala berdakwah memperbaiki masyarakat (mushlih) mulailah terjadi penentangan. Hingga digelari pendusta, tukang sihir, dan semisal.
BACA JUGA: Maksud dari ‘Yang Paling Baik Membayar Utang’
Allah ta’ala berfirman
وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَى بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ
“Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zhalim, sedang penduduknya adalah orang-orang mushlih.” (QS Huud 117)
Tantangan orang yang memperbaiki (mushlih) lebih besar dari ia yang sekadar berbuat baik (shalih)
BACA JUGA: Maksud dari Keadaan Mukmin seperti Tangkai Ditiup Angin
Maka jadilah orang baik. Sekaligus penyebar kebaikan. Semampu yang bisa dilakukan. []
SUMBER: SAHABAT ILMU
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


