Perumpamaan Umat Islam sebagaimana digambarkan Rasulullah ﷺ bagaikan satu tubuh. Hadits Rasul yang diriwayatkan oleh Nu’man bin Basyir berbunyi:
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
Artinya: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal kasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam. (HR. Muslim).
Bila seorang atau sekelompok mukmin menderita kesulitan, maka yang lainnya juga seharusnya merasakan itu. Itulah makna ukhuwah sesungguhnya. Islam mendorong Umatnya untuk menerjemahkan ukhuwah dalam kehidupan sehari-hari. Agar mereka dapat merasakan apa yang diderita saudaranya se-agama, untuk selanjutnya memberikan bantuan apapun bentuknya yang dapat meringankan beban dan penderitaan saudaranya itu.
BACA JUGA: Penjagaan Shalat pada Orang Muslim
Betapa banyak Kaum Muslimin di penjuru bumi yang masih belum merasakan ketenangan dan ketenteraman hidup. Apakah lantaran musibah. Ataukah lantara belum bisa menjalani kehidupan beragama dengan aman, karena berbagai faktor yang mendeskreditkan Islam dan Umatnya. Atau lantaran belum bebas dari penjajahan. Dan seterusnya.
Dalam masyarakat kita juga, betapa banyak orang yang sangat membutuhkan uluran tangan dari siapa yang mampu memberikan pertolongan. Membutuhkan sesuap nasi yang bisa mengganjal perut mereka. Membutuhkan sedikit uang untuk membiayai anak-anak mereka. Dan seterusnya.
Islam mendorong Umatnya untuk membantu siapa yang membutuhkan. Dan pada hakikatnya menolong orang yang membutuhkan juga berarti bahwa menolong diri sendiri. Ada kaedah yang berbunyi aljazaa’ min jinsil ‘amal, bahwa balasan seperti amal yang dilakukan. Karena itu dengan kaedah tersebut kita bisa memahami sabda Rasulullah ﷺ dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra.:
من نفس عن مؤمن كربة من كرب الدنيا نفس الله عنه كربة من كرب يوم القيامة، ومن يسر على معسر يسره الله عليه في الدنيا والآخرة، ومن ستر مسلماً ستره الله في الدنيا والآخرة، والله في عون العبد ما كان العبد في عون أخيه
Artinya: “Siapa yang menyelesaikan problem seorang mukmin di Dunia maka Allah SWT. akan menyelesaikan problemnya di Akhirat, siapa yang memudahkan orang yang kesulitan maka Allah SWT. akan memberikan kemudahan kepadanya di Dunia dan Akhirat, siapa yang menutupi aib saudaranya se-iman maka Allah SWT. akan menutupi aibnya di Dunia dan Akhirat, dan Allah SWT. senantiasa akan menolong hambanya selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim).
BACA JUGA: 3 Teman Setia Seorang Muslim di Dalam Kubur
Dalam hadits lain yang diriwayatkan Ibnu Umar ra., Rasulullah ﷺ bersabda:
المسلم أخو المسلم لا يظلمه ولا يسلمه، من كان في حاجة أخيه كان الله في حاجته، ومن فرج عن مسلم كربة من كرب الدنيا فرج الله عنه بها كربة من كرب يوم القيامة، ومن ستر مسلماً ستره الله يوم القيامة
Artinya: Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh ia menzalimi dan membiarkannya (dalam bahaya), siapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. (HR. Bukhari dan Muslim).
Siapa yang menolong saudaranya maka Allah SWT. yang akan langsung memberikan pertolongan kepadanya. Dan pertolongan dari Allah SWT. itu mencakup di Dunia dan Akhirat. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


