Di antara kalangan kaya di dunia ini ada yang tidak ber takwa kepada Allah terkait dengan harta, kekayaan dan beragam nikmat yang dikaruniakan Allah Mereka kikir terhadap harta yang mereka miliki, enggan berbagi dengan orang-orang miskin, enggan memberi makan orang lapar, tidak membantu orang yang memerlukan uluran tangan, tidak menyayangi orang-orang miskin, tidak menyayangi ibnu sabil, tidak menyayangi kondisi janda dan anak-anak yatim.
BACA JUGA: Kala Pencuri, Pezina, dan Orang Kaya Diberi Sedekah
Orang-orang seperti ini adalah orang-orang paling hina pada hari pembalasan kelak, mereka adalah orang-orang yang paling lapar pada hari kiamat.
Diriwayatkan dari Abu Dzar, ia berkata: Rasulullah bersabda:
الْأَكْثَرُونَ هُمُ الْأَسْفَلُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَّا مَنْ قَالَ بِالْمَالِ هَكَذَا وَهَكَذَا وَكَسَبَهُ مِنْ طَيْبٍ
“Orang-orang yang paling banyak (hartanya) adalah orang-orang paling rendah (kedudukanya) pada hari kiamat, kecuali orang yang mengatakan dengan hartanya seperti ini dan itu, dan hasil pekerjaannya baik (halal).” (Ibnu Majah)
Diriwayatkan dari Abu Dzar, ia berkata: “Orang-orang yang memperbanyak (harta) adalah orang-orang yang memiliki sedikit (bekal) pada hari kiamat, kecuali orang yang diberi harta oleh Allah kemudian ia nafkahkan dengan tangan kanan dan tangan kiri, di depan dan belakang, dan dengan harta itu ia melakukan kebajikan.” (Muttafaq ‘alaih)
BACA JUGA: Hikmah Ada yang Kaya dan Miskin
Nabi bersabda kepada salah seorang sahabat:
كُفَّ عَنَّا جُشَاءَكَ فَإِنَّ أَكْثَرَهُمْ شِبَعًا فِي الدُّنْيَا أَطْوَهُمْ جُوعًا يَوْمَ
الْقِيَامَةِ
“Tahankah sendawamu dari kami, sungguh orang yang paling banyak bersendawa di dunia adalah orang yang paling lama lapar pada hari kiamat.” (Ibnu Majah, At-Tirmidzi) []
Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Prahara Padang Mahsyar – Ulasan Mendalam tentang Peristiwa Pengumpulan Manusia di Padang Mahsyar, Huru-Hara Kiamat, Hisab, Mizan, Telaga, Shirath, Syafaat, & Fatwa-Fatwa tentang Akhirat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi /Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


