JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Permisalan Dunia

 

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
اضْطَجَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى حَصِيرٍ فَأَثَّرَ فِي جِلْدِهِ فَقُلْتُ بِأَبِي وَأُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ كُنْتَ آذَنْتَنَا فَفَرَشْنَا لَكَ عَلَيْهِ شَيْئًا يَقِيكَ مِنْهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَنَا وَالدُّنْيَا إِنَّمَا أَنَا وَالدُّنْيَا كَرَاكِبٍ اسْتَظَلَّ تَحْتَ شَجَرَةٍ ثُمَّ رَاحَ وَتَرَكَهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hakim[1] telah menceritakan kepada kami Abu Daud[2] telah menceritakan kepada kami Al Mas’udi[3] telah mengabarkan kepadaku ‘Amru bin Murrah[4] dari Ibrahim[5] dari ‘Alqamah[6] dari Abdullah[7] dia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berbaring di atas tikar hingga membekas dikulitnya. Lalu aku bertanya, “Demi ayah dan ibuku, wahai Rasulullah! Jika anda mengizinkan kami, maka kami akan menghamparkan sesuatu yang dapat menjagamu.” Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Apa urusanku dengan dunia ini? Sesungguhnya diriku dan dunia ini bagaikan seseorang yang tengah berjalan kemudian berteduh di bawah pohon, lalu aku pergi meninggalkan (pohon tersebut).” []

Sanad Hadits | Catatan Kaki:
1] Yahya bin Hakim, Al Bakriy At Tunisiy, Abu Zakariya, Tabi’ul Atba’ kalangan tua, wafat tahun 256 H, hidup di Bashrah.
[2] Sulaiman bin Daud bin Al Jarud, Ath Thayyalisiy, Abu Daud, Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 204 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
[3] Abdur Rahman bin ‘Abdullah bin ‘Utbah bin ‘Abdullah bin Mas’ud, Al Mas’udiy, Tabi’ut Tabi’in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Kufah.
[4] Amru bin Murrah bin ‘Abdullah bin Thariq, Al Jamaliy Al Muradiy, Abu ‘Abdullah , Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 118 H, hidup di Kufah.
[5] Ibrahim bin Yazid bin Qays, An Nakha’iy, Abu ‘Imrah, Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 96 H, hidup di Kufah.
[6] Alqamah bin Qays bin ‘Abdullah bin Malik bin ‘Alqamah, An Nakha’iy, Abu Syabul, Tabi’in kalangan tua, wafat tahun 62 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
[7] Abdullah bin Mas’ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu ‘Abdur Rahman, Ibnu Ummi ‘Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Apakah Kebaikan Anak-anak Juga Dihisab?

Kajian

Hukum Menjual Peralatan Kecantikan

Kajian

4 Makna Kata Fitnah dalam Al-Quran

Kajian

Hukum Masbuk (Makmum yang tertinggal) dalam Shalat (2-Habis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *