JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibrah

Pria Pencela dan Abu Hanifah

Suatu saat Imam Abu Hanifah berada di masjid untuk mengajarkan ilmu kepada para muridnya. Lalu datanglah seorang laki-laki. Ia berdiri di masjid mencaci-maki dan mencela. Imam Abu Hanifah tidak memutus pembicaraannya dan tidak pula menoleh kepada dia.

BACA JUGA:  Abu Hanifah, ‘Imam para Imam’

Imam Abu Hanifah kemudian pulang ke rumahnya, sedangkan si laki-laki berjalan di belakangnya sambil terus memaki.

Sesampai di depan pintu rumahnya, Imam Abu Hanifah berdiri dan menghadapkan wajahnya kepada si lelaki itu.

“Ini rumahku. Aku hendak masuk. Jika engkau ingin meneruskan makian dan perkataanmu, tuntaskanlah hingga tidak tersisa apa yang ada pada dirimu,” kata Imam Abu Hanifah dengan tenang kepada lelaki tersebut.

Akhirnya, malulah si lelaki karena adab Imam Abu Hanifah, “Maafkanlah saya. Berikanlah kepada saya jalan keluar.”

BACA JUGA: Abu Hanifah dan Satu Nasihat dari Anak Kecil

“Semoga Allah mengampuni engkau dan engkau sudah bebas.” (Manaqib al-Imam al-A’zham, 1/269) []

SUMBER: JALAN SIRAH

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibrah

Kerendahan Hati Umar bin Abdul Aziz di Hadapan Allah dan Doanya yang Dijabah

Ibrah

Kisah Anak Durhaka pada Ibu: Balasan Itu Sesuai Jenis Perbuatan

Ibrah

Kisah Anak Durhaka pada Bapak: Rabb-mu Benar-benar Mengawasimu!

Ibrah

Hidup Seperti Lebah

Leave a Reply