فَأَعْقَبَهُمْ نِفَاقًا فِي قُلُوبِهِمْ إِلَىٰ يَوْمِ يَلْقَوْنَهُ بِمَا أَخْلَفُوا اللَّهَ مَا وَعَدُوهُ وَبِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ
“Maka Allah menanamkan kemunafikan dalam hati mereka sampai pada waktu mereka menemui-Nya, karena mereka telah mengingkari janji yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena mereka selalu berdusta”. (at-Taubah: 77)
Kalau kita baca konteks ayat sebelumnya, hukuman berupa timbulnya kemunafikan di hati ini diberikan kepada orang yang berjanji kepada Allah:
Jika diberi sebagian karunia-Nya maka dia akan bersedekah dan berkomitmen menjadi orang saleh.
BACA JUGA: Hati-hatilah, Ciri 6 Munafik
Akan tetapi, setelah Allah memberikan karunia-Nya kepada orang tersebut, dia ingkar janji, lalu Allah menghukumnya dengan menimbulkan kemunafikan di dalam hatinya.
Padahal janjinya itu berupa komitmen kepada Allah untuk menyedekahkan sebagian karunia yang diterimanya, apalagi jika janji itu berupa janji setia untuk menegakkan agama Allah, yang jauh lebih utama kedudukannya.
Penyebab Munculnya Penyakit Nifaq Akibat Mengingkari Janji Kepada Allah
Bila seseorang telah terjangkiti penyakit nifaq, jika tidak segera ditaubati, maka dikhawatirkan akan menjadi munafik tulen.
Bila sudah terjangkiti penyakit nifaq maka ia tidak akan segan-segan melakukan tindakan-tindakan yang biasanya dilakukan oleh orang-orang munafik yang banyak disebutkan di dalam al-Quran.
BACA JUGA: Mengapa Baca Alkafirun Sebelum Tidur
Di antaranya, berusaha keras untuk menghancurkan gerakan dakwah (masjid dhirar), menyerang dan memusuhi para dai terutama para pimpinannya (peristiwa haditsul ifki),
melemahkan dan merusak soliditas barisan dakwah dengan melakukan pembelotan atau pembangkangan sebagaimana yang terjadi menjelang perang Uhud (sepertiga pasukan membelot), dan keburukan-keburukan lainnya. []
SUMBER: CHANEL MUSLIM
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


