JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ramadhan

Puasa Ramadhan, Mengangkat Derajat Kita di Surga

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dalam dua kitab shahihnya bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

“Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ini adalah keistimewaan dari bulan Ramadhan yang Allah khususkan untuk bulan yang penuh berkah, penuh pemberian dan hadiah dari Allah subhanahu wa ta’ala.

BACA JUGA: Rahmat Allah di Bulan Ramadhan

Hadits ini mengandung makna bahwasannya bulan Ramadhan mempunyai kekhususan. Dan dalam bulan Ramadhan banyak sebab yang bisa menyebabkan orang masuk ke dalam surga dan selamat dari neraka.

Karena dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu-pintu neraka di bulan Ramadhan menunjukkan bahwasannya hati orang yang beriman akan tergerak di bulan Ramadhan untuk melakukan ketaatan, melakukan ibadah, mendekat kepada Allah subhanhu wa ta’ala, yang semua itu merupakan sebab-sebab masuknya seseorang kedalam surga.

Juga hati orang-orang yang beriman akan tergerak menjauhi segala yang dilarang oleh Allah subhanahu wa ta’ala, yang mana semua itu merukan sebab-sebab masuknya seseorang kedalam neraka.

Maka bulan Ramadhan adalah bulan tersebut akan mendapatkan derajat yang tinggi disisi Allah subhanahu wa ta’ala. Juga dengan memanfaatkan bulan Ramadhan, kita akan selamat dari neraka dan murka Allah subhanahu wa ta’ala. Dan cukup sebagai bukti untuk hal ini hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

Allah memiliki hamba-hamba yang dimerdekakan dari neraka. Demikian itu pada setiap malam.(HR. Tirmidzi)

Yaitu setiap malam di malam-malam bulan Ramadhan.

BACA JUGA:  Puasa Anak Kecil di Bulan Ramadhan

Orang-orang yang beriman dibulan Ramadhan, mereka tidak berada pada satu tingkatan dalam amalan-amalan mereka dalam ibadah mereka kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Akan tetapi diantara orang-orang beriman berbeda tingkatan-tingkatan mereka. Maka balasan dan pahala yang akan mereka dapatkan akan berbeda-beda sesuai dengan amalan yang mereka kerjakan.

Hal ini mengajak kepada seseorang untuk memperhatikan dirinya sendiri. Baik itu dibulan Ramadhan atau di luar Ramadhan untuk bersegera dalam melakukan hal-hal yang mengangkat derajatnya di akhirat nanti. Juga seorang muslim seharusnya berhati-hati dari terjatuhnya dia kepada dosa-dosa dan larangan-larangan Allah subhanahu wa ta’ala.

Karena ketaatan-ketaatan yang dilakukan oleh seorang hamba, akan mengangkat derajat dia di dunia dan dia khirat. Sebaliknya, maksiat yang dia kerjakan akan membuat derajatnya terjatuh. []

SUMBER: RADIO RODJA

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ramadhan

Ingatlah Puasa yang Sudah Kita Lakukan Sebulan Penuh Itu: Mutiara Hadits

Ramadhan

Setelah Ramadhan Berlalu, Apa?

Ramadhan

Tanda Diterimanya Amalan Ramadhan Kita

Ramadhan

Jumlah Malaikat yang Turun pada Malam Lailatul Qadr

Leave a Reply