Sihir dan hasad (al-‘ain) merupakan kenyataan yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Allah Ta’ala memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berlindung dari keduanya, sebagaimana dalam surah Al-Falaq. Dalam kitab Asyrah Asbab lil-Wiqayah minas-Sihr wal-‘Ain, Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr menjelaskan sepuluh sebab penjagaan dari bahaya sihir dan hasad.
1. Berlindung kepada Allah
Tiada tempat perlindungan selain kepada-Nya. Rasulullah ﷺ mengajarkan doa-doa perlindungan dari keburukan makhluk. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Doa adalah senjata orang beriman.” Maka perbanyaklah doa memohon perlindungan.
2. Bertakwa kepada Allah
Takwa adalah benteng paling kuat. Allah berfirman: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar.” (QS. Ath-Thalaq: 2). Hasan al-Bashri menegaskan, “Takwa adalah meninggalkan dosa dan menjalankan ketaatan.”
BACA JUGA: Bagaimana Cara Menghilangkan Penyakit ‘Ain?
3. Bersabar atas orang yang menzhalimi
Kesabaran adalah kunci. Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Sabar atas kejahatan orang lain termasuk jihad yang paling agung.” Jangan membalas sihir dengan sihir, tetapi hadapi dengan iman dan doa.
4. Bertawakal kepada Allah
Tawakal adalah menyerahkan segala urusan kepada-Nya. Ibnu Rajab rahimahullah menyebutkan, “Hakikat tawakal adalah keyakinan hati bahwa Allah-lah satu-satunya penolong.”
5. Tidak menyibukkan diri dengan kebencian orang
Menghabiskan waktu memikirkan kebencian orang hanya melemahkan jiwa. Imam Asy-Syafi’i berkata, “Sibukkanlah dirimu dengan kebaikan, maka keburukan akan tersisih dengan sendirinya.”
6. Fokus beribadah dan kembali kepada Allah
Ibadah adalah penawar segala penyakit hati. Dalam sujud, seorang hamba paling dekat dengan Rabb-nya. Ibnul Qayyim berkata, “Hati tidak akan merasa bahagia kecuali dengan ibadah kepada Allah.”
7. Bertobat dari dosa
Dosa membuka pintu bala. Karena itu, taubat menutup jalan bagi sihir dan hasad. Fudhail bin Iyadh mengatakan, “Taubat adalah meninggalkan dosa lalu tidak kembali kepadanya.”
8. Bersedekah dan berbuat baik
Sedekah memadamkan murka Allah dan menjadi sebab perlindungan. Rasulullah ﷺ bersabda, “Obatilah orang sakit dengan sedekah.” (HR. Baihaqi).
BACA JUGA: Apa Hukum Mempelajari Sihir?
9. Membalas kejahatan dengan kebaikan
Allah berfirman: “Tolaklah keburukan dengan cara yang lebih baik.” (QS. Fushshilat: 34). Ibnul Qayyim berkata, “Ini adalah akhlak yang tinggi dan berat, namun hasilnya indah.”
10. Memurnikan tauhid
Tauhid adalah benteng terkuat dari segala keburukan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menegaskan, “Siapa yang merealisasikan tauhid dengan sempurna, niscaya ia tidak akan dikuasai setan.” []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


