JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Tahukah Anda

Bacalah Al-Quran, Agar Rumah Terasa Lapang

Rumah

Diriwayatkan oleh Ad Darimi dalam Musnad-nya, ia berkata:

حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هَانِئٍ، ثَنَا حَرْبُ بْنُ شَدَّادٍ، ثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ، حَدَّثَنِي حَفْصُ بْنُ عِنَانٍ الْحَنَفِيُّ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ كَانَ يَقُولُ:

Mu’adz bin Hani’ menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, Harb bin Syaddad menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, Yahya bin Abi Katsir menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, Hafsh bin Inan Al-Hanafi menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, bahwa Abu Hurairah radhiyallahu’anhu berkata:

إِنَّ الْبَيْتَ لَيَتَّسِعُ عَلَى أَهْلِهِ، وَتَحْضُرُهُ الْمَلَائِكَةُ، وَتَهْجُرُهُ الشَّيَاطِينُ، وَيَكْثُرُ خَيْرُهُ أَنْ يُقْرَأَ فِيهِ الْقُرْآنُ، وَإِنَّ الْبَيْتَ لَيَضِيقُ عَلَى أَهْلِهِ، وَتَهْجُرُهُ الْمَلَائِكَةُ، وَتَحْضُرُهُ الشَّيَاطِينُ، وَيَقِلُّ خَيْرُهُ أَنْ لَا يُقْرَأَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Sesungguhnya rumah akan terasa luas bagi penghuninya, dan akan dihadiri oleh Malaikat, dan akan dijauhi oleh setan, dan akan banyak kebaikan di dalamnya, jika penghuninya membaca Al-Qur’an di dalamnya.

BACA JUGA:  Hari Kebangkitan dalam Al-Quran

Dan rumah akan terasa sempit bagi penghuninya, dan akan dijauhi oleh Malaikat, dan akan dihadiri oleh setan, dan sedikit kebaikan di dalamnya, jika penghuninya tidak membaca Al-Qur’an di dalamnya.” (HR. Ad-Darimi no.3412).

Hadits ini shahih mauquf, dari perkataan Abu Hurairah radhiyallahu’anhu. Semua perawinya tsiqah:

1- Mu’adz bin Hani’ Al-Mishri. Ulama sepakat akan tsiqah-nya.
2- Harb bin Syaddad Ay-Yasyraki. Adz-Dzahabi mengatakan: “ia tsiqah”. Ibnu Hajar Al-Asqalani mengatakan: “ia tsiqah”. Imam Ahmad mengatakan: “ia tsiqah”. Yahya bin Ma’in mengatakan: “ia shalih”.

BACA JUGA:  Syafaat Al-Quran di Akhirat

3- Yahya bin Abi Katsir Ath-Tha’i. Ia adalah perawi tsiqah namun dikenal sebagai mudallis. Tapi dalam riwayat ini ia tidak melakukan ‘an’anah, sehingga diterima riwayatnya.
4- Hafsh bin Inan Al-Hanafi. Ulama sepakat akan tsiqah-nya.

Adapun jalan lain yang musnad kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, diriwayatkan oleh Ad-Dailami dalam Musnad Al-Firdaus (no.6725), sanadnya dha’if. Sebagaimana dijelaskan oleh Al-Albani dalam Silsilah Adh-Dha’ifah (no.4695). Sehingga hadits ini dihukumi shahih sebagai perkataan Abu Hurairah radhiyallahu’anhu saja. []

SUMBER: KONSULTASI SYARIAH

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Tahukah Anda

Orang Cerdas Adalah Orang yang Dapat Mengendalikan Nafsu

Tahukah Anda

Siapa Lukmanul Hakim, Bukan Nabi, tapi Namanya Disebutkan dalam Al-Quran?

Tahukah Anda

10 Sahabat Nabi yang Dijanjikan Masuk Surga

Tahukah Anda

Sabar, Harta yang Tidak Bisa Dicuri